Rabu, 07 Desember 2011

aku baru mengerti

segala puji Allah yang
mengeluarkan bunyi dari getar
tanpa memisahkan keduanya


aku mengerti kasih ketika
cahaya mentari mengedip mataku
dari butiran embun selimut daun
dia telah mengirimku pagi
tuk belajar mengawali hari
dengan basmalah gerak

aku kemana mencari ruang sembunyi
bahkan wajahmu menjadi ruang itu
ruang-ruang yang menyatu tanpa batas
ah… rekah senyummu
menyekapku melampaui waktu

aku kemana mencari ruang sembunyi
bahkan wajahmu menjadi bunyi
suara tanpa bunyi tanpa suara
ah… indah tawamu sayap rupanya
terbangkan aku lampaui jingga pagi

aku mengerti mentari
sebagai ungkapan salam
tuk belajar mengawali hari
dengan basmalah getar

segala puji Allah yang
menyusun getar tanpa bunyi
seperti rasa tanpa dengar


Makassar, 02 februari 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar